SISTEM PENILAIAN PROSES
PEMBELAJARAN SAINS
Penilaian adalah bagian yang sangat penting dalam proses
evaluasi. Penilaian hasil belajar pserta didik yang dilakukan oleh guru selain
untuk memantau proses kemajuan dan perkembangan hasil belajar peserta didik
sesuai dengan potensi yang dimiliki, juga sekaligus umpan balik kepada guru
gara dapat menyempurnakan perencanaan dan proses program pembelajaran.
Penilaian
didefinisikan sebagai proses pengumpulan informasi tentang kinerja siswa, untuk
digunakan sebagai dasar dalam membuat keputusan (Weeden, Winter, dan Broadfoot:
2002; Bott: 1996; Nitko: 1996; Mardapi: 2004).
Penilaian
merupakan komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Upaya
meningkatkan kualitas pendidikan dapat ditempuh melalui peningkatan kualitas
pembelajaran dan kualitas sistem penilaiannya.
Menurut
Mardapi, (2004), penilaian dan pembelajaran adalah dua kegiatan yang saling
mendukung, upaya peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan melalui
upaya perbaikan sistem penilaian.
PENILAIAN PROSES
Tujuan dan Penilaian Proses Belajar:
1) Mendeskripsikan Kemampuan Belajar
Siswa
2) Mengetahui Tingkat Keberhasilan
Proses Pembelajaran
3) Menentukan Tindak Lanjut Hasil
Penilaian
4) Memberikan Pertanggungjawaban
(Accountability)
Penilaian terhadap proses belajar-mengajar bertujuan agak berbeda dengan
tujuan penilaian hasil belajar. Apabila penilaian hasil belajar lebih
ditekankan pada derajat penguasaan tujuan pengajaran (instruksional) oleh para
siswa, maka tujuan penilaian proses belajar-mengajar lebih ditekankan pada perbaikan
dan pengoptimalan kegiatan belajar-mengajar itu sendiri, terutama efesiensi
keefektifan-produktifitasnya. Beberapa diantaranya adalah :
a. Efesiensi dan keefektifan pencapaian
tujuan instruksional.
b. Keefektifan dan relefansi bahan pengajaran.
c. Produktifitas kegiatan belajar-mengajar.
d. Keefektifan sumber dan sarana
pengajaran.
e. Keefektifan penilaian hasil dan
proses belajar.
Sejalan dengan tujuan tersebut, dimensi penilaian proses belajar mengajar
berkenan dengan komponen-komponen yang membentuk proses belajar-mengajar dan
keterkaitan atau hubungan diantara komponen-komponen tersebut. Komponen
pengajaran sebagai dimensi penilaian proses belajar-mengajar setidak tidaknya
mencakup :
a. Tujuan pengajaran atau instruksional.
b. Bahan pengajaran.
c. Kondisi siswa dan kegiatan
belajarnya.
d. Kondisi guru dan kegiatan belajarnya.
e. Alat dan sumber belajar yang
digunakan.
f. Tekhnik dan cara pelaksanaan
penilaianya.
Setelah menentukan dimensi-dimensi penilaian proses, tahap berikutnya
adalah menentukan kriteria, patokan, atau ukuran dalam penilaian proses belajar
mengajar. Kriteria ini penting sebagai tolok ukur keberhasilan proses
belajar-mengajar. Beberapa
kriteria yang bisa digunakan dalam menilai proses belajar mengajar antara lain
adalah sebagai berikut :
1)
Konsistensi
kegiatan belajar mengajar dengan kurikulum
Kurikulum adalah program belajar mengajar yang telah ditentukan sebagai
acuan apa yang seharusnya dilaksanakan. Keberhasilan proses belajar mengajar
dilihat sejauh mana acuan tersebut dilaksanakan secara nyata dalam bentuk dan
aspek-aspek :
a. Tujuan-tujuan pengajaran
b. Bahan pengajaran yang diberikan
c. Jenis kegiatan yang
dilaksanakan
d. Cara melaksanakan setiap jenis
kegiatan
e. Peralatan yang digunakan untuk
masing-masing kegiatan
f. Penilaian yang digunakan
untuk setiap tujuan.
2) Keterlaksanaanya oleh guru
Dalam hal ini adalah sejauh mana kegiatan dan program yang telah
direncanakan dapat dilaksanakan oleh guru tanpa mengalami hambatan dan
kesulitan yang berarti. Dengan demikian, apa yang direncanakan dapat diwujudkan
sebagaimana harusnya. Keterlaksanaan ini dapat dilihat dalam hal
a. Mengkondisikan kegiatan belajar siswa
b. Menyiapkan alat, sumber, dan
perlengkapan belajar
c. Waktu yang disediakan untuk kegiatan
belajar mengajar
d. Memberikan bantuan dan bimbingan belajar
kepada siswa
e. Melaksanakan penilaian proses dan
hasil belajar siswa
f. Menggeneralisasikan hasil
belajar-mengajar saat itu dan tindak lanjut untuk kegiatan belajar mengajar
berikutnya.
3) Keterlaksanaanya oleh siswa
Dalam hal
ini dinilai sejauh mana siswa melakukan kegiatan belajar sesuai dengan program
yang telah ditentukan guru tanpa mengalami hambatan dan kesulitan yang berarti.
Keterlaksanaan oleh siswa dapat dilihat dalam hal :
a. Memahami
dan mengikuti petunjuk yang diberikan guru
b. Semua
siswa turut serta dalam kegiatan belajar
c. Tugas-tugas
belajar dapat diselesaikan sebagaimana mestinya
d. Memanfaatkan
semua sumber belajar yang disediakan oleh guru
e. Menguasai
tujuan tujuan pengajaran yang telah ditetapkan guru
4) Motivasi belajar siswa
Keberhasilan
proses belajar-mengajar dapat dilihat dalam motivasi belajar yang ditujukan
para siswa pada saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam hal :
a. Minat
dan perhatian siswa terhadap pelajaran,
b. Semangat
siswa untuk melakukan tugas-tugas belajarnya,
c. Tanggung
jawab siswa dalam mengerjakan tugas-tugas belajarnya,
d. Reaksi
yang ditunjukan siswa terhadap perintah yang diberikan guru,
e. Rasa
senang dan puas dalam mengerjakan tugas yang diberikan.
5) Keaktifan
para siswa dalam kegiatan belajar
Penilaian
proses belajar mengajar terutama adalah melihat sejauh mana keaktifan siswa
dalam mengikuti proses belajar mengajar , keaktifan siswa dapat dilihat dalam
hal :
a. Turut
serta dalam melaksanakan tugas belajarnya,
b. Terlibat
dalam pemecahan masalah,
c. Bertanya
kepada siswa lain atau kepada guru apabila tidak memahami persoalan yang
dihadapi,
d. Berusaha
tahu mencari informasi yang diperlukan untuk pemecahan masalah,
e. Melaksanakan
diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru,
f. Menilai
kemampuan dirinya dan hasil-hasil yang diperolehnya,
g. Melatih
diri dalam memecahkan masalah atau soal yang sejenis,
h. Kesempatan
mengunakan atau menerapkan apa yang telah diperolehnya dalam menyelesaikan
tugas atau persoalan yang dihadapinya.
6) Interaksi guru siswa
Interaksi
guru siswa berkenaan dengan komunikasi atau hubugan timbal balik atau hubungan
dua arah antara siswa dan guru dan atau siswa dengan siswa dalam melakukan
kegiatan belajar mengajar, hal ini dapat dilihat :
a. Tanya
jawab atau dialog antara guru dengan siswa atau antara siswa dengan siswa,
b. Bantuan
guru terhadap siswa yang mengalami kesulitan belajar, baik secara individual
maupun secara kelompok,
c. Dapatnya
guru dan siswa tertentu dijadikan sumber belajar
d. Senantiasa
beradanya guru dalam situasi belajar mengajar sebagai fasilitator belajar,
e. Tampilnya
guru sebagai pemberi jalan keluar manakala siswa menghadapi jalan buntu dalam
tugas belajarnya, dan
f. Adanya
kesempatan mendapat umpan balik secara berkesinambungan dari hasil belajar yang
diperoleh siswa.
7) Kemampuan atau keterampilan guru mengajar
Kemampuan
atau keterampilan guru mengajar merupakan puncak keahlian guru yang profesional
sebab merupakan penerapan semua kemampuan yang telah dimilikinya dalam hal
bahan pengajaran, komunikasi dengan siswa, metode mengajar, dll. Beberapa
indikator dalam menilai kemampuan ini antara lain :
a. Menguasai
bahan pelajaran yang diajarkan kepada siswa
b. Terampil
berkomunikasi dengan siswa
c. Menguasai
kelas sehingga dapat mengendalikan kegiatan kelas
d. Terampil
mengunakan berbagai alat dan sumber belajar
e. Terampil
mengajukan pertanyaan, baik lisan maupun tulisan
8) Kualitas
hasil belajar yang diperoleh siswa
Salah satu
keberhasilan proses belajar-mengajar dilihat dari hasil belajar yang dicapai
oleh siswa. Dalam hal ini aspek yang dilihat antara lain :
a. Perubahan
pengetahuan, sikap dan perilaku siswa setelah menyelesaikan pengalaman
belajarnya.
b. Kualitas
dan kuantitas penguasaan tujuan instruksional oleh para siswa.
c. Jumlah
siswa yang dapat mencapai tujuan instruksional minimal 75 dari jumlah
intrusional yang harus dicapai.
d. Hasil
belajar tahan lama diingat dan dapat digunakan sebagai dasar dalam mempelajari
bahan berikutnya.
Kriteria
yang telah dijelaskan paling tidak dapat dijadikan pegangan oleh para penilai
proses belajar mengajar agar supaya memperbaiki proses belajar mengajar dapat
ditentukan ebih lanjut. Dari kriteria tersebut penilai dapat melihat
bagian-bagian mana yang telah dicapai untuk kemudian dilakukan tindakan upaya
memperbaikinya. Sekalipun kriteria tersebut masih umum sifatnya, para penilaian
dapat dengan mudah mengembangkan dan menjabarkannya lebih lanjut sesuai dngan
bidang studi atau diajarkanya. Hal ini penting mengingat setiap mata pelajaran
atau bidang studi memiliki beberapa karekteristik tertentu, baik dalam hal
tujuan, bahan, metode mempelajarinya, maupun sistem penilaiannya.
Penilaian
terhadap aspek atau dimensi setiap komponen belajar mengajar, memerlukan sumber informasi atau sumber data dari
berbagai pihak, terutama dari yang terlibat dalam kegiatan belajar-mengajar.
Sumber data yang diperlukan pada umumnya berasal dari tiga kelompok yakni :
a. Tenaga
kependidikan, terutama guru, wali kelas, tenaga pembimbing dan kepala sekolah.
b. Siswa
itu sendiri.
c. Para orang tua siswa.
Ada beberapa
tekhnik untuk memperoleh data dan informasi mengenai proses belajar-mengaja,
yakni antara lain :
a. Kusioner
dan wawancara,
b. Observasi
atau pengamatan,
c. Skala,
d. Studi
kasus,
e. Sosiometri,
Penilaian terhadap
proses belajar-mengajar bertujuan agak berbeda dengan tujuan penilaian hasil
belajar. Apabila penilaian hasil belajar lebih ditekankan pada derajat
penguasaan tujuan pengajaran (instruksional) oleh para siswa, maka tujuan
penilaian proses belajar-mengajar lebih ditekankan pada perbaikan dan
pengoptimalan kegiatan belajar- mengajar itu sendiri, terutama efesiensi
keefektifan-produktifitasnya.
Dari penjelasan diatas, ada beberapa hal yang masih
mebingungkan bagi penulis. Diantaranya:
1.
Kita tau dalam pembelajaran ada penilaian proses dan ada
penilaian hasil, yang penulis ingin tanyakan apa perbedaan keduapenilaian
tersebut?
2.
Dalam pembelajaran sains terutama fisika dan biologi, penilaian
proses seperti apa yang pembaca akan lakukan? Dalam hal ini instrumen apa yang sebaiknya
akan digunakan?
3.
Kadang dalam proses pembelajaran guru agak sulit mengerjakan
penilaian proses. apakah boleh guru meminta bantuan orang lain dalam
pelaksanaan ini? Siapa saja yang terlibat dalam penilain proses ini?
Menyikapin pertanyaan no 1.?
BalasHapusPerbedaan nya Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Dan sedang kan penilaian Hasil proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu. Hal ini mengisyaratkan bahwa objek yang dinilainya adalah hasil belajar siswa.
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusSaya mencoba menanggapi pertanyaan no 1.
Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran.
Sedangkan penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu dan hasil merupakan puncak dari pembelajaran. Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum belajar. Tingkat perkembangan mental tersebut terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan dari sisi guru, hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran.
Terima kasih
BalasHapusMenanggapi pertanyaan no 1.
Mengenai perbedaan penilaian proses dan penilaian hasil.
Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitik beratkan sasaran penilaian pada tingkat efektifitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran.
Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar.
sedangkan penilaian hasil adalah proses pemberian nilai terhadap hasil hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu. Penilaian hasil belajar menyangkut hasil belajar jangka panjang dan jangka pendek.
terima kasih artikelnya. sya akan menjawab pertanyaan nomor 2
BalasHapuspenilaian proses seperti apa yang pembaca akan lakukan? Dalam hal ini instrumen apa yang sebaiknya akan digunakan?
dari artikel diatas kita tau penilaian proses belajar-mengajar lebih ditekankan pada perbaikan dan pengoptimalan kegiatan belajar-mengajar itu sendiri, terutama efesiensi keefektifan-produktifitasnya. disini penilaiannya lebih menitik beratkan kepada guru. sehingga sebagai guru harus mempunyai buku penilaian tersendiri. sebagi alat intrumen evaluasi pembelajaran
Menanggapi pertanyaan nomor 1. Sederhanya, penilaian proses dilakukan saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Penilaian proses bisa dilakukan seorang guru terhadap peserta didiknya saat sedang mengerjakan tugas tertentu, atau dilakukan oleh pihak lain terhadap guru saat sedang mengajar. Sedangkan penilaian hasil biasanya dilakukan guru diluar proses belajar mengajar untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai pengetahuan, konsep, nilai-nilai dan keterampilan yang diajarkan oleh guru.
BalasHapusAssalamualaikum wr wb..
BalasHapussaya menanggapi pertanyaan no 2.
Penilaian proses yang akan dilakukan yaitu penilaian yang dilakukan pada saat proses kegiatan belajar mengajar. Dimana yang menjadi pusat perhatian penilaian proses belajar adalah tingkat efektivitas proses kegiatan belajar dalam mencapai tujuan pengajaran. Penilaian keterampilan proses pada pembelajaran sains dasar meliputi observasi, inferensi, melakukan pengukuran, menggunakan bilangan, klasifikasi, komunikasi, dan prediksi.
Penilaian proses dapat dilakukan dengan menggunakan 2 Jenis Instrumen penilaian, yakni menggunakan instrument yang berupa tes dan nontes.
Asslamualaikum wr.wb
BalasHapussaya akan mencoba mengomentari pertanyaan no 3 yg dimana pertanyaanya yaitu Kadang dalam proses pembelajaran guru agak sulit mengerjakan penilaian proses. apakah boleh guru meminta bantuan orang lain dalam pelaksanaan ini? Siapa saja yang terlibat dalam penilain proses ini ?
baiklah kalau menurut saya, guru tidak boleh meminta bantuan orang lain didalam penilaian proses (Kecuali mengenai cara penerapan penilaian tersebut ataupun hal2 teknis lainnya), disini saya tekankan lagi bahwa Penilaian proses merupakan penilaian yang menitik beratkan sasaran penilaian pada tingkat efektifitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran.
Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar, sedangkan penilaian hasil belajar menyangkut hasil belajar jangka panjang dan hasil belajar jangka pendek. dan juga menurut saya hal tersebut sudah masuk ke ranah penilaian internal yang dimana hal tersebut adalah penilaian yang direncanakan dan dilakukan oleh guru pada saat proses pembelajaran berlangsung.
dan berbicara yang terlibat didalam proses penilaian ini yaitu, guru dan siswa itu sendiri.
trimakasih
wassalamualaikum wr.wb
menanggapi pertanyaan no 1
BalasHapusPenilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar.
sedangkan penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu. Hal ini mengisyaratkan bahwa objek yang dinilainya adalah hasil belajar siswa. Tingkah laku sebagai hasil belajar dalam pengertian luas mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotorik.
Penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran.
BalasHapusSedangkan penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu. Hal ini mengisyaratkan bahwa objek yang dinilainya adalah hasil belajar siswa.
Salam
Agung Laksono
Penilaian proses dapat dilakukan pada saat pembelajaran sedang berlangsung dengan teknik pengamatan dan portofolio atau dengan cara lain, sedangkan penilaian hasil dilakukan pada akhir pembelajaran atau akhir semester dan biasanya nya menggunakan butir soal baik ganda maupun essay.
BalasHapussaya akan menanggapi pertanyaan sdri.Ranti yaitu apa perbedaan penilaian proses dengan penilaian hasil?
BalasHapusmenurut saya, penilaian proses dilakukan saat kegitan pembelajaran sedang berlangsung yang bertujuan untuk melihat efektivitas dan efisiensi dari KBM tsb, sedangkan penilaian hasil dilakukan setelah pembelajaran terjadi, penilaian ini bisa berupa Ulangan akhir Bab, Ujian mid semester atau ujian akhir semester.
terima kasih
Saya akan menanggapi petanyaan nomor satu, perbedaannya adalah penilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. penilaian hasil adalah proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dengan kriteria tertentu. Penilaian dan pengukuran hasil belajar dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, terutama hasil belajar kognitif berkenaan dengan penguasaan bahan pengajaran sesuai dengan tujuan pendidikan dan pengajaran.
BalasHapusAssalamualaikum, terima kasih atas ulasan materi yang dibagikan. Saya akan menanggapi pertanyaan pertama. Menurut saya Penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar. Sementara Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran.
BalasHapusmenanggapi pertanyaan no 3, Dalam pembelajaran sains terutama fisika dan biologi, penilaian proses seperti apa yang pembaca akan lakukan? Dalam hal ini instrumen apa yang sebaiknya akan digunakan?...... pada penilaian proses ini saya melihat proses dengan strategi yang kita terapkan dalam pembelajaran, artinya proses terjadi dengan baik apabila sintaks dari strategi tersebut terlaksana dengan tertib, kemudian instrumen yang bisa digunakan adalah lembar observasi gruru dalam proses pembelajaran.
BalasHapussaya akan mencoba menjawab pertanyanaan nomor 3 dimana pertanyaannya Kadang dalam proses pembelajaran guru agak sulit mengerjakan penilaian proses. apakah boleh guru meminta bantuan orang lain dalam pelaksanaan ini? Siapa saja yang terlibat dalam penilain proses ini?
BalasHapusseperti yang kita ketahui penilaian proses menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar.
menurut saya pandangan saya, boleh saja guru meminta bantuan org lain. karna salah satu proses penilaian proses yaitu penilaian kegiatan guru, saya rasa tidak efektif jika guru menilai dirinya sendiri.
dan siapa saja yang terlibat , guru, siswa, dan penilai (org yg membantu menilai) terimakasih.
saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 3. Kadang dalam proses pembelajaran guru agak sulit mengerjakan penilaian proses. apakah boleh guru meminta bantuan orang lain dalam pelaksanaan ini? Siapa saja yang terlibat dalam penilain proses ini?
BalasHapusmenurut saya boleh,karna dalam penilaian proses pbm harus dinilai orang lain agar hasilnya lebih optimal, tidak efektif saja jika guru menilai dirinya sendiri, mungkin yg bisa trlibat dalam proses penilaian guru yg berpengalaman atau bisa juga siswa. terimakasih ^_^.
mencoba jawab pertanyaan nomor 1 apa perbedaan penilaian proses dan penilaian hasil?
BalasHapuspenilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung, dan merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektifitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran.
Yerimah kasih ulsannya . Sya mencoba menanggapi pertayaan no 3. Boleh saja meminta bantuan orang lain untk penilaian proses . Tpi d sni hanya untk pelajran yg kita ajarkan. Cnthnya biologi. Kita bisa memnta anak. Untk mengetahui bgaimana proses tman sbngku atau ktua klasnyam ttntu masing2 anak didik pnya penilaian yg tnpa kita sdari. Dan disini jga kita bisa menilai sikap anak slain mengetahui proses nya..
BalasHapusSekian..
Perbedaan penilaian proses dan oenilaian hasil, penilaian proses dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung, penilaian yg berfokus pada keefektifan kegiatan belajar mengajar dalam rangka mencapai sebuah tujuan oembelajaran sedangkan oenilaian hasil yaitu sebuah proses pemberian nilai pada hasil-hasil belajar yang dicapai siswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil belajar merupakan dampak dari proses pengajaran.
BalasHapusAssalamualaikum
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1. Penilaian proses dilakukan pada saat proses kegiatan belajar mengajar. Sedangkan penilaian hasil adalah akumulasi dari semua penilaian selama proses KBM. Biasanya penilaian hasil adalah tolak ukur untuk mengetahui kemampuan siswa. Karena nilai hasil akan dicantumkan di rapor.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 yaitu Kita tau dalam pembelajaran ada penilaian proses dan ada penilaian hasil, yang penulis ingin tanyakan apa perbedaan kedua penilaian tersebut? menurut saya penilaian proses dilaksanakan pada saat proses belajar mengajar terjadi pada siswa dari menemukan, mencari tahu, menyimpulkan hingga mengomunikasikan nya sedangkan penilaian hasil adalah hasil dari penilaian proses tersebut
BalasHapusmenanggapi pertanyaan nomoer 2, Dalam pembelajaran sains terutama fisika dan biologi, penilaian proses dapat menggunakan instrumen rubrik penilaian diri untuk guru dimana guru menilai sejauh mana dia mengikuti sintaks2 yang ada, kemudian dapat menggunakan angket yang dibagikan kepada siswa untuk mengevaluasi sejauh mana kepuasan mereka terhadap metode, model dan gaya pembelajaran dan hasilnya dapat dijadikan pedoman bagi guru untuk penge,mbngan proses pembelajaran berikutnya, terimakasih
BalasHapuspenilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitik beratkan sasaran penilaian pada tingkat efektifitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran yang mana menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar, sedangkan penilaian hasil belajar menyangkut hasil belajar jangka panjang dan hasil belajar jangka pendek.yang biasanya dilakukan dengan ulangan harian, tengah semester, dan akhir semester.
BalasHapus